RSS

Prinsip-prinsip Penyusunan RPP

05 Des

Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPP adalah sebagai berikut:

Memperhatikan perbedaan individu peserta didik

RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

Mendorong partisipasi aktif peserta didik

Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, krea­tivitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.

Mengembangkan budaya membaca dan menulis

Proses pembelajaran dirancang untuk mengembang­kan kegemaran membaca, pemahaman beragam ba­caan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

Memberikan umpan balik dan tindak lanjut

RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

Keterkaitan dan keterpaduan

RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), materi pembelajaran, ke­giatan pembelajaran, indikator pencapaian kompeten­si, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengako­modasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegra­si, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

About these ads
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Desember 2009 in Perencanaan Pembelajaran, RPP

 

Tag:

3 responses to “Prinsip-prinsip Penyusunan RPP

  1. mahfud ali hasan

    11 Desember 2009 at 10:24 PM

    apakah perbedaan gender/jenis kelamin pada peserta didik mempengaruhi dalam penyusunan rpp? apa penyebabnya?thank….

     
    • zizer

      12 Desember 2009 at 4:30 PM

      menurut hemat saya, penyusunan RPP untuk siswa laki2 atau perempuan itu sama saja.
      hanya saja dalam praktek mengajarnya yang perlu diperhatikan.
      ketika dalam suatu kelas siswa perempuan lebih dominan dari siswa laki2, maka dalam mengajar bolehlah dengan suara yang sedikit lembut, dsb. begitu pula ketika dalam kelas tersebut lebih dominan laki2 atau bahkan seimbang, apa yang harus kita lakukan (bagaimana mengajar) perlu diperhatikan…

       
  2. Hermawan Wahyu S

    15 Desember 2009 at 7:33 PM

    asalamualaikum, selamat malam Bu. sebelumnya saya minta maaf saya akan sedikit komentar sekaligus bertanya tentang apa yang ibu tulis.
    Dalam prinsip penyusunan RPP terdapat prinsip yang bertujuan untuk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi, dimana RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegra­si, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi pada kenyataannya dalam penyusunan RPP guru jarang sekali memperhatikan hal itu, apalagi untuk para guru yang sudah lansia/tua mereka sudah ketinggalan zaman atau dapat dibilang “gaptek” dimana perkembanga TI sekarang sudah sangat cepat para guru lansia tidak dapat mengikuti perkembangan.Bagaimanakah menyikapi keadaan itu?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: